Pages - Menu

Sabtu, 10 Mei 2014

Pacaran?? Go Away!!!


Assalamu'alaikum sahabat..
Baru-baru ini publik dikejutkan oleh pembunuhan seorang gadis yang dilakukan mantan pacarnya sendiri. Tak tangung-tanggung, sang mantan mengajak serta kekasih barunya untuk membunuh gadis tersebut, parahnya lagi sang kekasih bersedia ikut lantaran ingin menunjukkan cintanya kepada sang lelaki.
wihhh sungguh terlalu ini mahh..

Pada kasus lain seorang mahasiswi ilmu keperawatan (nama tempat dirahasiakan) babak belur di pukuli sang pacar menggunakan senapan angin. dan pada kasus-kasus terdahulu tidak sedikit wanita yg meregang nyawa ditangan orang terkasihnya (pacar). alasannya pun  beragam, biasanya karena cemburu dan minta pertanggung jawaban atas "saham" yg telah ditanam oleh sang kekasih alias hamil diluar rumah,. eh salah nikah maksudnya hehe.
 Namun, karena sang pacar hanya mempunyai modal gombal dan cinta palsu yg ga seberapa itu, maka dengan sangat sangat terpaksa nyawapun  terbuang sia-sia.


Ini semua berawal dari sebuah ikatan "ilegal" yg bernama pacaran. pantaslah Islam melarang sekali ikatan yg namanya pacaran ini. sampai-sampai Allah S.W.T menurunkan langsung ayat pamungkas yg melarang hubungan ilegal itu. ga percaya? coba deh buka Al-Quran tercinta kita eitss tapi wudhu' dulu ya.. (jangan didebatkan) :D terus cari Surah Al-Isra ayat 32 yang artinya begini "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. adakan?? nah lho ngeyel lagi.. hehe. Baik banget Allah ya mau ngingetin kita, itu semua karena DIA tidak mau kita terjerumus ke dalam neraka jahannam. hmm makin lope-lope dah ama Allah.. 

Ada ga yg cintanya lebih tulus dari Allah? yg lebih moduss banyak.. :D
masih belum yakin juga dengan bahaya zina (pacaran)?? oke, kita kasi lagi ayat pamungkas lainnya yang menggambarkan balasan terhadap orang-orang yg doyan berzina. 

Check this out.. buka kembali Al-Qur'an tercinta kita, terus buka Surah An-Nur ayat 2 yg artinya "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akherat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman”. wuihh ngeri ya kalo ngebayanginnya?? makanya bro-sist jangan ampe dahh kita ngedeketin zinah apalagi ngelakuinnya. ihhh seremm..

Kembali ke tekape.. Itu baru beberapa kasus yg sudah sampai dititik puncaknya, belum lagi kasus-kasus aborsi dan hilangnya harga sebuah keperawanan. 

sering orang bertanya begini, 
"emangnya kalau sudah tidak perawan kenapa? masalah buat loe?? "
ya masalah la buat gue.. hehe sok gaul ahh, secara keperawanan itu menandakan kesiapan dan kesanggupan seorang wanita menjaga kesuciannya, menjaga agamanya, menjaga harga dirinya, menjaga harga diri pasangannya kelak. 

"lantas apa cinta menurut loe hanya sebatas (selangkangan) doang?"
 Maaf, bukan (selangkangannya) yg menjadi prioritas, bukan pula selaput daranya yg diimpikan oleh lelaki baik-baik. Melainkan nilai dari sebuah harga diri lelaki dipertaruhkan disitu, dan ini menjadi tolak ukur untuk menilai bagaimana dia menjaga kehormatan agama dan keluarganya kelak. 

"emang loe pikir loe siapa beraninya menghakimi masadepan seseorang?"
Bukan niat hati ingin menghakimi masadepan orang lain, namun ada sebuah harga yg harus di bayar dari sebuah kesalahan itu sendiri. Bukan pula  menutup mata dan tidak mentolerir wanita yg sudah hilang keperawanannya. Saya pun sadar masa depan seseorang itu masih suci dan tidak ternodai oleh masa lalunya. 

Meminjam sedikit ungkapan saudari saya, kita tidak akan pernah mengenal Khalifah Umar bin Khattab r.a. sebagai pemimpin yg sangat arif bijaksana jika kita hanya melihat masa lalunya di jaman jahiliyah. melainkan, kita hanya melihat ia sebagai dedengkot Quraisy yg kesehariannya hanya mabuk-mabukkan dan berbuat maksiat.

Penilaian ini pula yg saya pergunakan sehingga saya mempunyai 2 (dua) pilihan untuk wanita tersebut. pilihan yang pertama adalah "di bina" dan pilihan kedua ialah "di binasakan" eittss.. dibinasakan disini artinya di coret dari daftar calon mempelai wanita, bukan dimusnahkan dari muka bumi lho.. :D.

Ya, dia layak mendapatkan kesempatan kedua (kayak lagu tangga aja dehh) hehe. Seperti yang saya katakan tadi, masa depannya masih sangat suci, kini hanya tergantung dari pribadi siwanita dan keyakinan kita terhadapnya. yang kedua dibinasakan.. apalagi yg mau diharapkan dari wanita kategori kedua ini?? mengakui kesalahannya mau tapi memperbaiki kesalahannya tidak mau, diajak bertobat mau tapi diajak ibadah ora mau, diajak nikah mau tapi giliran dituntut menjadi istri soleha ogah2han.. 

Nah, sekarang tergantung kita kan. mau mencegah atau mengobati.. 
semoga kita selalu terjaga dari bahaya fitnah dan zina,. Amin.
Tulisan ini hanyalah sebuah Oase kecil ditengah gersangnya pergaulan remaja sekarang. Bukan niat hati nak menggurui bukan pula mencampuri, hanya saja inilah beban dakwah diri..
Masih banyak kekurangan penulis disana-sini banyak pula mungkin yg tersinggung atas tulisan ini.. penulis hanya mampu mengucapkan mohon beribu-ribu maaf.. Kesempurnan hanyalah milik Allah dan kekurangan pastinya milik penulis. Tak lupa pula penulis meminta sedikit keripik pedasnya atas tulisan ini agar menjadi acuan kepada penulis untuk tulisan-tulisan kedepannya. 

Wassalamu'alaikum.
Rendy Rachman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar